Bagaimana siswa untuk penulisan karya ilmiah atau tugas yang berbau akademik, tentunya ada sebuah kaidah yang harus dipenuhi. Salah satu tata cara penulisan yang benar yaitu dengan menghindari sebuah sistem plagiarism. Selain itu adanya sumber referensi juga wajib menuliskan daftar pustaka. Menulis sebuah sumber menjadi bentuk apresiasi kepada penulis atas karyanya sehingga memberikan sumbangsih pemikiran pada makalah yang anda buat. Jika dilihat secara menyeluruh daftar pustaka merupakan sebuah tulisan akhir pada karya tulis ilmiah ataupun tugas seperti makalah. Untuk menulis daftar pustaka Makalah ada prinsip-prinsip yang harus dipahami.

Dalam pembuatan daftar pustaka benar-benar dipahami dan mengerti prinsip dasar cara penulisannya. Jika dilihat pada ketentuan umum daftar pustaka meliputi sumber rujukan yang disebutkan pada teks utama yang telah dicantumkan di daftar pustaka. Selain itu dapat menjadi referensi dengan hasil komunikasi secara personal, wawancara, atau yang sering disebut dengan penelitian empiris. Daftar pustaka tidak perlu diberikan nomor urut di halaman terakhir. Pengurusan daftar pustaka akan dilakukan sesuai nama penulis beserta abjad depannya. Letak daftar pustaka yaitu pada bagian akhir sebuah penulisan makalah atau karya ilmiah.

Jarak dari masing-masing sebuah sumber bacaan diketik menggunakan spasi 2. Nantinya baris pertama akan diketik tepat pada garis tepi margin, dengan tidak menjorok kedalam serta tanpa menggunakan indensi. Tetapi untuk baris berikutnya pada satu sumber harus memiliki intensitas 4 bagan atau 7 ketukan. Prinsip lainnya dalam penulisan nama pengarang buku tidak perlu mencantumkan gelar akademik ataupun gelar kebangsawanannya. Jika anda ingin Lebih memahami penulisan daftar pustaka Makalah bisa langsung mengunjungi website https://titikdua.net/. Nantinya di dalam website tersebut akan terdapat banyak sekali informasi seputar penulisan karya tulis ilmiah akademik.

Macam-Macam Variasi Dalam Penulisan Daftar Pustaka.

Daya tarik tersendiri pada penulisan karya tulis ilmiah tidak lepas dari keberadaan daftar pustaka. Karena peran sentral daftar pustaka untuk mempermudah seorang pembaca dalam menemukan sumber bacaan atau referensi. Tetapi terdapat beberapa variasi dalam penulisan daftar pustaka. Apa sajakah itu? Lalu bagaimana cara penulisan daftar pustaka yang benar? Jangan khawatir Karena semua itu akan dibahas dengan gampang dan simple pada artikel ini. Kami dari atas hingga bawah Maka terdapat informasi terbaru untuk penulisan sebuah sumber daftar pustaka. Pertama, apabila Nama penulis terdiri lebih dari 2 kata yaitu dahulukan nama belakang dan dipisah dengan tanda koma (,). Untuk tata cara penulisannya yaitu nama belakang, nama depan, tahun terbit buku yang dikutip, judul buku bisa ditulis miring atau bold, lanjutnya kota terbit buku, dan yang terakhir identitas penerbit buku tersebut.

Selanjutnya apabila Nama penulis lebih dari 2 kata nantinya akan di melakukan penulisan secara manual. Selanjutnya ada jenis penulisan daftar pustaka yang bersumber pada buku terjemahan. Dalam hal ini buku yang dikutip merupakan buku dari luar negeri yang telah diterjemahkan menggunakan bahasa Indonesia. Cukup mudah bukan memahami beberapa variasi dalam penulisan daftar pustaka secara benar dan baik. Tingkatkan pengetahuan anda melalui membaca dengan buku yang valid. Variasi lain yang bisa anda ketahui misalnya yaitu penulisan daftar pustaka buku melalui bab atau hasil kompilasi beberapa pengarang.

Teknik Mudah Dalam Penulisan Makalah Ilmiah

Ketika telah membahas tentang pentingnya sebuah dasar makalah daftar pustaka pada makalah. Tidak ada salahnya untuk mengetahui lebih detail cara pembuatan makalah agar bagus dan bisa diterima oleh pembaca. Langkah pertama yaitu harus memahami terlebih dahulu makalah yang akan dibuat. Jika dilihat pada KBBI makalah bisa diartikan menjadi dua variabel. Pertama Makalah adalah sebuah penulisan resmi mengenai objek pokok yang dibuat dengan maksud sebagai pengetahuan umum.

Selanjutnya karya tulis mahasiswa atau pelajar dibuat menggunakan laporan dari hasil pelaksanaan tugas. Contoh sistematika penulisan sebuah makalah harus diawali dengan pendahuluan. Biasanya di dalam penjualan tersebut terdapat latar belakang Kenapa anda melakukan penulisan makalah tersebut. Latar belakang menjadi sebuah gambaran umum bagi para pembaca untuk memahami makna yang akan ditulis. Selanjutnya ada isi atau pembahasan. Di dalam pembahasan tersebut akan mengulas terkait dengan hasil penelitian ataupun hasil observasi yang dituangkan pada makalah tersebut.

Sistematika terakhir yang harus dilakukan yaitu adanya penutup. Penutup bisa diartikan sebagai kesimpulan atau saran bagi penulis terhadap objek penulisan. Selain itu harus terdapat daftar pustaka untuk menjadi referensi bagi pembaca nantinya. Selain itu adanya penulisan daftar pustaka juga merupakan bentuk apresiasi terhadap buku yang dikarang. Jika tidak mengutip sebuah daftar pustaka atau footnote, bisa saja menyalahi ketentuan dengan melakukan pembajakan karya tulis intelektual.

Unsur ketika bagian tersebut harus ada pada penulisan makalah. Selain itu makalah juga wajib diberikan cover sebagai identitas penulis. Sistematika sebuah penulisan makalah yang baik juga wajib memperhatikan proporsi dari masing-masing elemen. Untuk bagian cover sampai pendahuluan jangan terlalu banyak karena hal ini bisa membuat orang tidak paham. Itulah beberapa informasi terkait dengan cara penulisan daftar pustaka pada karya tulis ilmiah dan makalah akademik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *